Computer-aided drafting and design (CADD), juga dikenal sebagai CAD atau computer-aided manufacturing (CAM), adalah proses menggunakan program perangkat lunak khusus untuk menggambar produk atau bangunan baru. Ini digunakan oleh perancang profesional serta arsitek, insinyur, perancang produk dan pembangun untuk membuat representasi grafis dari suatu proyek sebelum dibangun. Apa yang biasanya memerlukan waktu berjam-jam untuk menggambar dengan tangan sekarang dapat diselesaikan dalam hitungan menit menggunakan keyboard atau mouse komputer.

...

Sejarah awal

Sampai tahun 1950-an, semua pekerjaan penyusunan diselesaikan dengan tangan. Proses ini panjang dan melelahkan, dan kesalahan kecil atau perubahan desain dapat mengirim perancang kembali ke papan gambar. Pada tahun 1950, Dr. Paul J. Hanratty menemukan program yang dikontrol secara numerik yang memungkinkan para desainer untuk menggambar garis sederhana dengan komputer. Pada saat itu, komputer seukuran ruangan, jadi jenis program ini tidak banyak tersedia, meskipun Hanratty masih dikreditkan sebagai "Bapak CAD" atas kontribusinya.

Pada tahun 1957, para peneliti di MIT telah memperluas karya Hanratty untuk membuat program yang disebut "Pronto." Pronto mengizinkan desainer untuk menggambar objek yang lebih canggih dengan komputer, meskipun penggunaannya masih sangat terbatas karena ketersediaan komputer dan biaya pada saat itu.

Program CADD Modern Pertama

Dari 1960 hingga 1980, perusahaan dirgantara dan manufaktur seperti Ford dan Lockheed Martin banyak berinvestasi dalam program CAD untuk penggunaan internal. Perusahaan seperti ini adalah satu-satunya yang mampu membeli teknologi baru ini hingga awal 1970-an. Pada tahun 1972, Dr. Hanratty membentuk sebuah perusahaan yang dikenal sebagai MCS, di mana ia menghasilkan sebuah program yang dikenal sebagai "Pembuatan dan Pemesinan Otomatis." Program ini tidak hanya bekerja pada komputer 16-bit yang lebih kecil, tetapi juga menampilkan banyak perintah yang digunakan oleh program CAD modern. Alih-alih input numerik, pengguna mengoperasikan tabel kecil perintah menggambar menggunakan keyboard biasa. Program ini awalnya hanya memiliki layar 11 inci, tetapi perusahaan Hanratty mampu meningkatkan ukuran layar selama beberapa tahun ke depan.

AutoCAD

Pada tahun 1982, Autodesk Co. memperkenalkan AutoCAD, masih di antara program CAD yang paling banyak digunakan di dunia. Pada tahun 1986, majalah "PC World" telah menunjuk AutoCAD sebagai program CAD terbaik di dunia, sebuah tren yang akan berlanjut selama 10 tahun ke depan ketika Autodesk memperkenalkan versi CAD yang lebih maju sepanjang dekade ini.

Pada tahun 1993, Autodesk memperkenalkan program CAD 3D untuk komputer berbasis DOS. Ketika komputer pribadi menjadi lebih banyak tersedia sepanjang tahun 1990-an, begitu pula penggunaan CAD. Pada abad ke-21, banyak program menggambar dan memodelkan 3D telah dibuat, termasuk Autodesk Revit. Revit dan program pemodelan serupa menggabungkan desain, perancangan dan pemodelan informasi bangunan (BIM) untuk menciptakan bangunan yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Biaya

Salah satu penghalang terbesar bagi pengembangan CAD adalah biaya tinggi dan terbatasnya ketersediaan komputer dan perangkat lunak selama tahun-tahun awal pengenalannya. Pada 1970-an, program CAD 16-bit Dr. Hanratty terjual rata-rata $ 125.000. Pada 1982, Autodesk mampu menjual program CAD dengan harga di bawah $ 1.000. Pada tahun 2000, program Kepala Arsitek Autodesk, yang menggabungkan opsi CAD 2D dan 3D untuk pengguna profesional, dapat dibeli seharga $ 895. Pada 2010, program CAD sederhana bisa didapat beberapa ratus dolar, menjadikannya tersedia bagi sebagian besar pengguna komputer.

Penggunaan

CAD menawarkan berbagai keuntungan dibandingkan dengan rencana dan cetak biru tradisional yang digambar tangan. Ini membantu perancang dan pemilik atau pengembang memvisualisasikan produk jadi. Dengan melihat seperti apa itu sebelumnya, mereka dapat melakukan perubahan sebelum investasi besar dilakukan. Insinyur dan ilmuwan dapat menganalisis desain suatu produk untuk memastikannya akan baik secara struktural, atau bahwa ia akan beroperasi sebagaimana dimaksud. CAD mempercepat proses desain sehingga produk lebih murah untuk dibuat dan dapat menjangkau toko lebih cepat. Hal ini juga membantu untuk membuat gambar yang akurat dari suatu objek sehingga pembangun atau produsen tahu persis bagaimana produk akhir akan terlihat.